Kapan?
Itu menjadi pertanyaannya.
Kapan semua menjadi indah? Kapan semua menjadi bahagia. Itu lah yg terngiang..
Kesibukan sehari2 tak mengubah rasa sepi yg aku rasa. Capek tak bs menutupi rasa sepi. I'am so bad... Hikshiks...
Cuma ingin hidul bahagia, tanpa rasa sepi atau pun kosong.
Help... Siapa aja....
Bersambung...
HIDUPLAH DENGAN SEHAT
Thursday, May 24, 2018
Sunday, May 20, 2018
LARI BUKAN AKHIR
Permasalahan tak akan selesai...
Jika aku selalu menghindar, yah.. Ini Kata yg menyemangati setiap kelesuan ku tentang hidup...
AWAL MULA
Aku di besarkan Dikeluarga yang harus bs mandiri.. Tapi kami tetap mendapat kehangatan sebuah keluarga. Waktu berjalan beriring waktu.. Saat aku usia 8 tahun, aku di batasi gak boleh ini itu apalagi mengikuti ini itu. Sungguh menyebalkan.. Sehingga mulailah kehidupan tanpa tujuan dan hampaππ
Tak ada hari yang spesial bagi ku, aku seperti ANSOS di kehidupan remaja, membatasi diri dan hanya bergaul dg beberapa orang saja.. Yuppp ... Itu emg gk asik shgga kalau aku bosan aku bingung ngehubungi siapa.
Seiring waktu berjalan, kekosongan mulai semakin dalam.. Dan itu mempengaruhi perkembangan dan pola pikirku. Dan kini aku bener -bener merasakan... Dan itu kerugian besar. Kesepian, kesedihan, kesengsaraan, kehampaan makin menyelimuti..
Aku terdiam .. Dan aku terpana di depan kaca, karena telah membuang masa2 dlu. Tidak menciptakan keindahan karena miliki sifat membatasi segala hal.. Dan aku pun mulai lelah dengan hidup.
Kosong, tak termotivasi, dan lesu.
Itu lah yg aku rasakan di tahun sebelumnya.
Sedikit demi sedikit aku membuka diri, berbaur, cerewet, bahagia dan fokus.
Menjadi ketinggian sebagai motivasi, menutupi kegelapan yg 100% blm hilang dr hati.
Aku menjadi tamak, dan mulai merusak diri.. Tubuh ku seakan hancur, pekerjaan sebagai pelampiasan agar aku gak merasakan kegelapan, kesepian, dan hampa. Tersadar ini salah di usia ku yg sdh mau memasuki 30 tahun.
Yah... Aku mulai khawatir. Tp apa daya dengan diri yg tak cantik ini aku hanya bisa berserah diri pada kuasa, karena blm di pertemukan dg pasangan hidup.
Dan aku mulai menata sedikit demi sedikit, alhamdulillah walau belajar bisnis kecil2an aku bisa memberikan senyuman bagi mereka yg membutuhkanKu.
So.. Guys... Jgn pernah pesimis akan takdir, jangan pernah mengeluh kesal pada kehidupan, karena setiap ujian adalah cara allah memberikan warna pada hidup kitaπππ
#alwayspositifthingking
#cerpen1
Jika aku selalu menghindar, yah.. Ini Kata yg menyemangati setiap kelesuan ku tentang hidup...
AWAL MULA
Aku di besarkan Dikeluarga yang harus bs mandiri.. Tapi kami tetap mendapat kehangatan sebuah keluarga. Waktu berjalan beriring waktu.. Saat aku usia 8 tahun, aku di batasi gak boleh ini itu apalagi mengikuti ini itu. Sungguh menyebalkan.. Sehingga mulailah kehidupan tanpa tujuan dan hampaππ
Tak ada hari yang spesial bagi ku, aku seperti ANSOS di kehidupan remaja, membatasi diri dan hanya bergaul dg beberapa orang saja.. Yuppp ... Itu emg gk asik shgga kalau aku bosan aku bingung ngehubungi siapa.
Seiring waktu berjalan, kekosongan mulai semakin dalam.. Dan itu mempengaruhi perkembangan dan pola pikirku. Dan kini aku bener -bener merasakan... Dan itu kerugian besar. Kesepian, kesedihan, kesengsaraan, kehampaan makin menyelimuti..
Aku terdiam .. Dan aku terpana di depan kaca, karena telah membuang masa2 dlu. Tidak menciptakan keindahan karena miliki sifat membatasi segala hal.. Dan aku pun mulai lelah dengan hidup.
Kosong, tak termotivasi, dan lesu.
Itu lah yg aku rasakan di tahun sebelumnya.
Sedikit demi sedikit aku membuka diri, berbaur, cerewet, bahagia dan fokus.
Menjadi ketinggian sebagai motivasi, menutupi kegelapan yg 100% blm hilang dr hati.
Aku menjadi tamak, dan mulai merusak diri.. Tubuh ku seakan hancur, pekerjaan sebagai pelampiasan agar aku gak merasakan kegelapan, kesepian, dan hampa. Tersadar ini salah di usia ku yg sdh mau memasuki 30 tahun.
Yah... Aku mulai khawatir. Tp apa daya dengan diri yg tak cantik ini aku hanya bisa berserah diri pada kuasa, karena blm di pertemukan dg pasangan hidup.
Dan aku mulai menata sedikit demi sedikit, alhamdulillah walau belajar bisnis kecil2an aku bisa memberikan senyuman bagi mereka yg membutuhkanKu.
So.. Guys... Jgn pernah pesimis akan takdir, jangan pernah mengeluh kesal pada kehidupan, karena setiap ujian adalah cara allah memberikan warna pada hidup kitaπππ
#alwayspositifthingking
#cerpen1
Subscribe to:
Comments (Atom)